Survei Geohidrologi Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Wilayah Desa Mantobua Kecamatan Loghia Kabupaten Muna

Penulis

  • Al Firman Jurusan Teknik Geologi, Universitas Halu Oleo
  • Jahidin Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Usmardin Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Andimbara Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Sahiddin Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Indrawati Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Al Harun Taate Jurusan Fisika, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56099/jrgi.v8i01.193

Kata Kunci:

Resistivitas, Wenner Schlumberger, Air Tanah, Desa Mantobua

Abstrak

Telah dilakukan penelitian Survei Geohidrologi Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Wilayah Desa Mantobua Kecamatan Loghia Kabupaten Muna. penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menentukan nilai resistivitas lapisan bawah permukaan dalam area penelitian, dan (2) Menentukan potensi keberadaan lapisan air tanah di daerah penelitian berdasarkan nilai resistivitas lapisan bawah permukaan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan 6 lintasan ukur memakai konfigurasi elektroda wenner schlumberger. Nilai resistivitas lapisan bawah permukaan dalam area penelitian di desa Mantobua, Kec. Loghia, Kab. Muna berkisar 6,31-1757 Ωm. Potensi keberadaan lapisan air tanah di daerah penelitian berdasarkan nilai resistivitas lapisan bawah permukaan yaitu ; lintaan 1 berada di bawah permukaan dengan kedalaman 9,26 m hingga 52,4 m yang memiliki rentang nilai resistivitas 23,9 Ωm; lintasan 2 berada di kedalaman 6,59 m hingga 59,9 m dengan resistivitas 13,2 – 26,5 Ωm; lintasan 4 berada di kedalaman 1,25 hingga 59,9 m dengan resistivitas 26,6 Ωm; lintasan 5 berada di kedalaman 1,25 m hingga 59,9 m dengan resistivitas 16,3 – 32,6 Ωm; dan lintasan 6 berada di kedalaman 9,26 m hingga 19,8 m dengan resistivitas 60,4 Ωm.

Referensi

Aziz, N., 2000, Geologi Fisik, Bandung, ITB.

Brahmantyo, B., Ruswanto, dan Lastiadi, H.A., 2008, Geologi Kars Pulau Muna untuk Pengembangan Geoheritage dan Geowisata. Bandung : Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan IAGI ke-37.

Broto, S., & Afifah, R. S. (2008). Pengolahan Data Geolistrik dengan Metode Schlumberger. TEKNIK - Vol. 29, No. 2.

Danaryanto H., Djaendi, Hadipuwo Satriyo, Tirtomihajo Haryadi, Setiadi Hendri, Wirakusumah A. Djumarma, Siagian Yousana OP., 2005. Air tanah di Indonesia dan Pengelolaaannya. Editor Hadi Darmawan Said, Dit Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan, Ditjen Geologi Dan Sumber Daya Mineral, Dep. Energi dan Sumber Daya Mineral.

https://id.wikipedia.org/wiki/Air_tanah, Diakses tanggal 11 Juni 2019.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten Muna, Diakses tanggal 11 Juni 2019.

Kodoatie, RJ., 2012, Tata Ruang Air Tanah, Penerbit Andi : Yogyakarta.

Prastistho, B., P ratiknyo, P., Rod hi, A., Prasetyadi, C., Ridwan Massora, M., Munandar, YK., 2017, Hubungan Struktur Geologi dan Sistem Air Tanah, LPPM UPN Veteran, Yogyakarta.

Telford W., Sheriff, 1982, Applied Geophysics, Cambridge, Cambridge University.

Todd, David K., 1980, Groundwater Hydrology, New York: John Wiley and Sons.

White, W.B., 1988. Geomorphology and Hydrology of Karst Terrain. Oxford University Press, New York

Diterbitkan

2026-04-04

Cara Mengutip

Al Firman, Jahidin, Usmardin, La Ode Andimbara, La Ode Sahiddin, Indrawati, & Taate, A. H. (2026). Survei Geohidrologi Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Wilayah Desa Mantobua Kecamatan Loghia Kabupaten Muna. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia, 8(01), 057–066. https://doi.org/10.56099/jrgi.v8i01.193