Analysis of Potential Earthquake Hazard Using Microtremor Data HVSR Method in Cimahi City and Surronding Areas
DOI:
https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i01.161Kata Kunci:
HVSR, Kota Cimahi, Potensi Bahaya, MikrotremorAbstrak
Penelitian analisa potensi bahaya gempabumi dilakukan di kota Cimahi dan sekitarnya menggunakan data mikrotremor 10 stasiun pengukuran. Dari penelitian, didapatkan bahwa nilai frekuensi dominan di Kota Cimahi dan sekitarnya berada direntang 1.2 Hz – 7.7 Hz. Frekeunsi dominan yang cukup tinggi >7Hz berada di bagian barat kota Cimahi khususnya pada daerah Leuwigajah dan Setiamanah, sedangkan frekuensi rendah berada di bagian timur dan utara kota Cimahi khususnya pada daerah Cibabat dan Cibereum dengan nilai frekuensi <2Hz. Nilai faktor amplifikasi yang didapatkan berada di rentang 3.2 – 11. Nilai ini konsisten sesuai dengan area yang ditunjukkan pada nilai dari frekuensi dominan. Nilai amplifikasi yang rendah berada pada daerah yang sama dengan rentang 0-3, sedangkan untuk nilai faktor amplifikasi yang sedang di sekitar 4-7 pada daerah Cibabat dan Cibereum. Nilai Vs30 terendah berada dinilai 48.9 m/s pada wilayah Cibabat. Sedangkan daerah lain > 48.9 m/s hampir di seluruh daerah penelitian dengan nilai tertinggi 130.7 m/s. Nilai Vs30 yang dihasilkan dapat diklasifikasikan pada kelas E yang memiliki profil tanah dengan lempung lunak.
Referensi
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, 2024. Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2025. Bandung : badan Pusat Statistika Provinsi Jawa Barat
Bowman, D. C., dan Lees, J. M. (2013): The Hilbert–Huang transform: a high-resolution spectral method for nonlinear and nonstationary time series. Seismology Research Letters, 84, 1074–1080.
Building Seismic Safety Council, B. S. S. C. (1994). NEHRP recommended provisions for seismic regulations for new buildings. FEMA, Washington DC.
Dam, M. A. C. (1994). The Late Quaternary Evolution of the Bandung Basin, West-Java, Indonesia. Thesis, Department of Quaternary Geology, Faculty of Earth Sciences, Vrije Universiteit, De Belelaan 1085, Amsterdam, 252
Daryono, dkk, (2009). Data Mikrotremor dan Pemanfaatannya untuk Pengkajian Bahaya Gempabumi. Yogyakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
Fatimah, A., Sriyanto, S. P. D., Sunardi, B., & Wandono, W. (2022). Identifikasi Karakteristik Tanah dan Struktur Kecepatan Gelombang Geser Menggunakan Data Mikrotremor di Daerah Lembang, Jawa Barat. Jurnal Geofisika, 20(1), 38-44.
Herak, M., 2008, Model HVSR-A Matlab. Tool to Model Horizontal to Vertical Spectral Ratio of Ambient Noise, Computers & Geosciences 34:1514-1526.
Januarta, G. H., Yudistira, T., Tohari, A., dan Fattah, E. I. (2020): Mikrozonasi Seismik Wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat Menggunakan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). RISET Geologi dan Pertambangan, 30,143-152.
Kanai, K. (1983): Seismology in Engineering, 251 hal., University of Tokyo Press, Japan. Journal International, 165(1), 223-235.
Lebrun, B., Hatzfeld, D., Bard, P.Y., Bouchon, M. (1999): Experimental study of the ground-motion on a large-scale topographic hill a Kitherion (Greece). Journal of Seismology. 3. 1-15. 10.1023/A:1009745016671.
Muljo, A., & Helmi, F. (2007). Sesar Lembang dan Resiko Kegempaan. Bulletin of Scientific Contribution, 5(2), 94–98. https://doi.org/10.24198/bsc%20geology.v5i2.8139
Nakamura, Y., (1989): A method for dynamics characteristics estimations of subsurface using microtremor on the groud surface, Quarterly Report of Railway Technical Research Institute, 30, 25-33.
Nakamura, Y., (2000): Clear identification of fundamental idea of Nakamura's technique and its applications. In: Proceedings of the 12th World Conference on Earthquake Engineering, Auckland,1-8.
Parolai, S., Bormann, P., dan Milkereit, C. (2001): Assessment of the Natural Frequency of the Sedimentary Cover in the Cologne Area (Germany) Using Noise Measurement. Journal of Earthquake Engineering, 5, 541-564.
Ratman dan Gafoer, 1998. Peta Geologi Lembar Jawa Bagian Barat, Jawa, Skala 1:500.000. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Tuladhar, R., Yamazaki, F., Warnitchai, P., and Saita, J. (2004): Seismic microzonation of the greater Bangkok are using microtremor observations. Earthquaqe Engineering and Structural Dynamics, 33(2), 211-225
Yulianto, G. F., Wakano, Q. S., Santoso, E. W., Ridwan, M., & Santoso, B. (2025). Preliminary study site characterization using HVSR microtremor in West Bandung Basin. In E3S Web of Conferences (Vol. 604, p. 14001). EDP Sciences.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









