Analisis Geoteknik untuk Mengurangi Potensi Bencana Longsor di Area Tambang Nikel, Kecamatan Langgikima

Penulis

  • Muhammad Ilham Kadar Ilham Universitas Halu Oleo
  • La Ode Andimbara Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Al Rubaiyn Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Dzakir Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Muh Karnoha Amir Program studi Teknik Pertambangan Universitas Sulawesi Teanggara

DOI:

https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i02.163

Kata Kunci:

Faktor keamanan, Geometri Lereng, Rekomendasi

Abstrak

Longsor yang umumnya terjadi pada penambangan nikel disebabkan oleh belum adanya kajian geoteknik yang dilakukan oleh perusahaan. Atas dasar pentingnya hal tersebut, penelitian ini dilaksanakan untuk menghindari potensi longsor pada area penambangan lereng. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik material fisik dan mekanik tanah laterit, rekomendasi desain kemiringan lereng yang stabil dan tingkat faktor keamanan yang optimal yang baik untuk diterapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa material tanah pada zona limonit memiliki densitas 12,65 kN/m3, kohesi 22,55 kN/m2 dan sudut geser dalam 30,58˚ sedangkan material tanah pada zona saprolit memiliki densitas 12,55 kN/m3, kohesi 12,75 kN/m2 dengan sudut geser dalam 28,34˚ serta rekomendasi desain lereng keseluruhan yang aman untuk menjaga kestabilan lereng agar tidak mengalami longsor adalah tinggi lereng ≤ 45 m, lebar lereng ≥ 60 m dan kemiringan lereng keseluruhan ≤ 37º sedangkan Nilai faktor keamanan yang disarankan bagi stabilitas lereng secara keseluruhan adalah ≥ 1,1 dengan nilai probabilitas longsor sebesar 7,80%.

Referensi

Arif, I., 2016. Geoteknik Tambang. Gramedia Pustaka Utama. ISBN: 978-602-03-2735-8.

Burger, P.A., 1996. Origins and Characteristic of Lateritic Deposits. Proceeding Nickel' 96 PP 179-183 the Autralasian Institute of Mining and Metallurgy. Meulbourne.

Das, B.M., 2002. Principles of Geotechnical Engineering. Edisi ke-5. Penerbit: Bill Stenquist. Halaman: 1-11.

Ganang, N.M.A., Sulistianto, B., dan Karian, T., 2018. Evaluasi Longsoran Bidang di Lereng Pit Bakam PT KBK, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Jurnal Geomine, Volume 6, Nomor 3, Halaman 101-108Hadiwidjoyo, M.M.P, 1992. Falsafah Kemantapan Lereng.

Hantz, D., 1988. Bounlonnage et Renforcement des Terrains - Konsep Dasar Perhitungan Stabilitas Lereng. Laboratorium Mekanika Tanah, École des Mines de Nancy, Prancis

Holtz, R., & Kovacs, J., 1981. Dasar-Dasar Teknik Geoteknik. Prentice-Hall Civil Engineering and Engineering Mechanics Series. ISBN: 0-13-484394-0, Hal: 1-9.

Kurniadi, A., Rosana, F.M., Yuningsih, T.E., & Pambudi, L., 2017. Karakteristik Batuan Induk dalam Pembentukan Endapan Nikel Laterit di Wilayah Madang dan Serakaman Tengah. Padjajaran Geoscience Journal, 1(2).

Kusuma, A.C., & Wiyono, B., 2015. Evaluasi Kestabilan Lereng di Pit Pajajaran PT. Tambang Tondano Nusajaya, Sulawesi Utara. Jurnal Teknologi Pertambangan, 1(1), 5-11.

Lintjewas, L., Setiawan, I., & Kausar, A.A., 2019. Karakterisasi Endapan Nikel Laterit di Wilayah Palangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan, 29(1), 91-104.

Nata, R.A., & Zulfira, Z.P., 2017. Analisis Geoteknik Stabilitas Lereng di PT. Indoasia Cemerlang, Site Kintap, Kecamatan Sungai Cuka, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Jurnal Sains dan Teknologi, 17(2).

Munir, A.S., 2018. Analisis Stabilitas Lereng dengan Program Slope/W di Pit GN-10, Pulau GAG, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Jurnal Geomine, 6(3), 157-162.

Munir, A.S., Jafar, N., Anwar, H., Ajwad, M., Yusuf, F.Y., Asmiani, N., & Martireni, A.P., 2021. Evaluasi Kestabilan Lereng dengan Metode Bishop di Jalan Poros Maros - Bone Kilometer 84,1, Tompo Ladang, Kabupaten Maros. Jurnal Geomine, 9(2), 150-167.

Noor, R.I.R., & Ibadi, M.R., 2021. Pengaruh Percepatan Larangan Ekspor Nikel terhadap Penerimaan PNBP dan Ekonomi Nasional. Jurnal Anggaran dan Keuangan Negara Indonesia (AKURASI), 3(1), 91-115.

Pane, R.A., & Anaperta, Y.M., 2019. Identifikasi Massa Batuan dan Analisis Stabilitas Lereng untuk Meninjau Geometri Lereng di Pit Barat Tambang Terbuka PT. AICJ, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Bina Tambang, 4(3), 218-232.

Prasetyo, P., 2016. Potensi Sumber Daya Mineral di Indonesia dengan Fokus pada Bijih Nikel Laterit serta Tantangan Pengolahannya dalam Konteks UU MINERBA 2009. Prosiding SEMNASTEK, 1-10.

Rai, M. A., Kramadibrata, S., Wattimena, R. K., 2014. Mekanika batuan. Bandung: Penerbit ITB, 19-20.

Republik Indonesia., 2018. Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sahrul, Musnajam, & Asnun, 2017. Perencanaan Tahapan (Pushback) Penambangan Bijih Nikel di PT. Hengjaya Mineralindo, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Setiadi, E., 2020. Analisis Geoteknik untuk Optimalisasi Lereng Disposal di PT. BOSS (Borneo Olah Sarana Sukses), Desa Dasaq, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Jurnal Ulul Albab, 24(1): 34-40.

Sundari, W., 2012. Evaluasi Eksplorasi Bijih Nikel Laterit untuk Estimasi Cadangan dan Perancangan Pit di PT. Timah Eksplomin, Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Syafar, Z., Djamaluddin, & Anshariah, 2016. Evaluasi Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Bishop pada Aktivitas Penambangan Nikel. Jurnal Geomine, 4(3): 90-93.

Syafrizal, 2011. Identifikasi Mineralogi Endapan Nikel Laterit di Wilayah Tinanggea, Kabupaten Palangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. JTM, 18(4).

U.S. Geological Survey. 2018-2019. Laporan Ringkasan Komoditas Mineral. U.S. Department of the Interior.

Diterbitkan

2025-07-30

Cara Mengutip

Ilham, M. I. K., La Ode Andimbara, Rubaiyn, A., La Ode Dzakir, & Muh Karnoha Amir. (2025). Analisis Geoteknik untuk Mengurangi Potensi Bencana Longsor di Area Tambang Nikel, Kecamatan Langgikima. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia, 7(02), 076–083. https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i02.163