Mapping Magnetic Susceptibilitys as an Estimation of Heavy Metal Pollution in Topsoil along Ranomeeto-Kendari Road, Kendari City
DOI:
https://doi.org/10.56099/jrgi.v5i02.26Kata Kunci:
KendariAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan nilai suseptibilitas magnetik sebagai pendugaan pencemaran logam berat pada tanah lapisan atas di Jalur Bypass Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengukuran langsung di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik pada tanah lapisan atas Jalur Bypass Kota Kendari bervariasi antara 6,8 x – 1600,4 x . Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan adanya kandungan logam berat seperti Nikel (Ni), Besi (Fe), Korium (Cr), dan Kobalt (Co) pada tanah tersebut. Kandungan logam berat yang terdeteksi memiliki rentang nilai yang signifikan, yaitu Nikel berkisar antara 80 hingga 7920 ppm, Besi berkisar antara 38150 hingga 49920 ppm, Korium berkisar antara 1210 hingga 21650 ppm, dan Kobalt berkisar antara 140 hingga 850 ppm. Temuan ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang adanya potensi pencemaran logam berat di Jalur Bypass Kota Kendari dan dapat menjadi dasar penting untuk upaya mitigasi dan pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut.
Kata kunci: susepetibilitas magnetik, logam berat, tanah
Referensi
. D. F. Rosanti, 2012 “Korelasi antara Suseptibilitas Magnetik dengan Unsur Logam Berat pada Sekuensi Tanah di Pujon, Malang,” SKRIPSI Jur. Fis.-Fak. MIPA UM, 2012.
. Dearing, J., 1999, Enviromrntal Magnetic Suseptibility Using the Bartington User MS2 System,Chi Pbhlishing, England.
. Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air : Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Penerbit : Kanisius. Yogyakarta.
. Evans, M.E., dan Heller, F., 2003, Environment Magnetism Principles and Aplication of Environmagnetics. Academic Press, California.
Fazeli, G., Karbassi, A., Khoramnejadian, S., Nasrabadi, T., 2019. Evaluation of Urban Soil Pollution: a combined Approach of toxic Metals and Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs). IJER 13, 801–811. DOI: 10.1007/s41742-019-00206-8.
. Fiantis, Dian. 2014. Morfologi dan Klasifikasi Tanah. Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi Universitas Andalas.
. Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Presindo. Jakarta.
. Jamaluddin, dkk. (2016). Analisis Kandungan Logam Oksida Menggunakan Metode Xrf
(X-Ray Flourescence. Jurnal Geofisika FMIPA Universitas Hasanuddin.
. Mahrizal dan Fatni Mufit, “Monitoring Magnetik Terhadap Polusi Di Kota” Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013.
.Masrayanti. I. 2013. Analisa Sifat Suseptibilitas Magnetik Batuan Pada Daerah Geothermal Di Kawasan Ie Jue, Aceh Besar. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.
. Mohamed Salem Oudeika, Fatma Figen Altinoglu, Fatih Akbay, Ali Aydin. 2020. The use of magnetic susceptibility and chemical analysis data for characterizing heavy metal contamination of topsoil in Denizli city, Turkey. Department of Geological Engineering and Department of Geophysical Engineering, Pamukkale University, Denizli, Turkey. DOI: 10.1016/j.jappgeo.2020.104208.
. Ovi Yanti Oktavia dan Afdal, “Suseptibilitas Magnetik dan Kandungan Logam Berat pada Tanah Lapisan Atas di Sekitar PLTU Ombilin” Jurnal Fisika Unand (JFU) Vol. 10, No. 1, Januari 2021, hal.1 – 7.DOI : 10.25077/jfu.10.1.1-7.2021.
. Rangkuti, B.I. Dan Arif B., 2019, Analisis Suseptibilitas Magnetik Tanah Lapisan Atas sebagai Parameter Kesuburan Tanah pada Lahan Pertanian, Jurnal Universitas Andalas,8 (1). DOI: 10.25077/jfu.8.2.164-170.2019.
. Tamuntuan, G., Bijaksana, S., Gaffar, E., Russell, J., Safiuddin, L.O., Huliselan, E. 2010. The Magnetic Properties of Indonesian Lake Sediment: A Case Study of a Tectonic Lake in South Sulawesi and Maar Lakes in East Java. ITB Journal of Science 42A (1), 31-48. DOI: 10.5614/itbj.sci.2010.42.1.4.
. Triyanto, Y.. 2008. “ Pemeetaan nilai suseptibilitas magnetik tanah lapisan atas di kota Surakarta menggunakan barington MS2 sebaia indikator pendekatan sebaran logam “. Jurusan fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret.
. Wesley, L D., 2003. Geotechnical characterization and behavior of allophane clays. Proc. International Workshop on Characterisation and Engineering Properties of Natural Soils. Vol. 2, Singapore, December 2002. Leiden: A A. Balkema, pp. 1379-1399. https://doi.org/10.3390/app112411708.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









