Identifikasi Potensi Gerakan Tanah dengan Analisis Ground Shear Strain Berdasarkan Data Mikrotremor dan Data Gempabumi Menggunakan Metode Hvsr di Daratan Pesisir Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan

Penulis

  • Yosep Bastian Ngganggu Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Laode Ihksan Juarzan Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • La Hamimu Hamimu Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Indrawati Indrawati Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i01.39

Kata Kunci:

Mikrotremor, HVSR, Ground Shear Strain, Potensi Gerakan Tanah, Kecamatan Moramo

Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang GSS (Ground Shear Strain) dengan metode HVSR (Horizontal  to Vertical Spectral Ratio) menggunakan data mikrotremor dan data gempabumi pada daerah pesisir di Kecamatan Moramo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  sebaran nilai GSS  dan potensi gerakan tanah berdasarkan nilai berdasarkan nilai GSS pada daerah pesisir Kecamatan Moramo. Data mikrotremor diambil di 15 titik penelitian dengan jarak antar titik 500 – 1000 m  dan  data gempabumi sebanyak 46 data yang berasal dari website USGS dan BMKG. Data mikrotremor dianalisis menggunakan metode HVSR untuk memperoleh nilai faktor amplifikasi dan nilai frekuensi dominan yang selanjutnya digunakan untuk menghitung nilai indeks kerentanan seismik, percepatan tanah maksimum (PGA), dan nilai GSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai GSS di daerah pesisir Kecamatan Moramo berkisar antara   sampai  . Daerah yang memiliki nilai GSS tertinggi berada di sekitar Desa Lapuko dengan nilai yang mengalami fenomena retak dan  terendah di sekitar Desa Marga Cinta dengan nilai   yang mengalami fenomena gelombang dan getaran . Fenomena yang mungkin terjadi yaitu getaran dan retakan atau pergerakan tanah akibat tekanan pemukiman

Referensi

Arifin, S. S., Mulyanto, B. S., Marjiyono, & Setianegara, R. (2014). Penentuan Zona Rawan Guncangan Bencana Gempa Bumi Berdasarkan Analisis Nilai Amplifikasi HVSR Mikrotremor Dan Analisis Periode Dominan Daerah Liwa dan Sekitarnya. Jurnal Geofisika Eksplorasi, 2(1), 30–46.

BNPB. (2022). Dokumen Kajian Risiko Rencana Nasional Provinsi Sulawesi Tengggara 2022 - 2026. 173.

Fukushima, Y., & Tanaka, T. (1990). A New Attenuation Relation For Peak Horizontal Acceleration Of Strong Earthquake Ground Motion In Japan. 80(4).

Jamal, R. J., Lantu, Aswad, S., & Sulaiman, C. (2017). Mikrozonasi Kawasan Rawan Bencana Gempabumi Dengan Studi Peak Ground Acceleration Menggunakan Metode Boore Atkinson Dan Data Mikrotremor Di Daerah Kupang. Jurnal Geocelebes, 1(1), 5–12. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v1i1.1774

Kumala, S. A., Huda, D. N., & Irawan, M. C. (2018). Analisis PGA (Peak Ground Acceleration) Berdasarkan Data Gempa untuk Wilayah Jakarta Timur Menggunakan Software PSHA. Faktor Exacta, 11(4), 379–384. https://doi.org/10.30998/faktorexacta.v11i4.2974

Lachet, C., & Bard, P.-Y. (1994). Numerical and Theoretical Investigations on the Possibilities and Limitations of Nakamura’s Technique. Journal of Physics of the Earth, 42(5), 377–397. https://doi.org/10.4294/jpe1952.42.377

Nakamura, Y. (1989). A Method for Dynamic Characteristics Estimation of using Microtremor on the Ground Subsurface. Railway Technical Research Institute, 30(1), 25–33.

Nakamura, Y. (1997). Seismic Vulnerability Indices For Ground And Structures Using Microtremor. World Congress on Railway Research, 1–7.

Nakamura, Y. (2000). Clear Identification Of Fundamental Idea Of Nakamura’s Technique And Its Applications. System and Data Research Co. Ltd., 2656, 1–8.

Saaduddin, Sismanto, & Marjiyono. (2015). Pemetaan Indeks Kerentanan Seismik Kota Padang Sumatera Barat Dan Korelasinya Dengan Titik Kerusakan Gempabumi 30 September 2009. Seminar Nasional Kebumian Ke-8, October, 459–466.

Setiawati, Y., Wibowo, N., & Darmawan, D. (2017). Analisis GSS (Ground Shear Strain) dengan Metode HVSR Menggunakan Data Mikroseismik Pada Jalur Sesar Opak. Jurnal Fisika, 6(2), 132–138.

Sugianto, N., & Suhendra, M. F. (2017). Kondisi Geologi Lokal Kota Bengkulu Berdasarkan Ground Shear Strain (GSS). Spektra : Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 2(April), 29–36. https://doi.org/http://doi.org/10.21009/SPEKTRA

Wibowo, N. B., & Gunawan, A. (2014). Analisis Spasial Respon Bendungan terhadap Model Peak Ground Acceleration (PGA) Berdasarkan Karakteristik Mikrotremor, Geologi Regional dan Amatan Instrumentasi pada Bendungan Sermo Kulonprogo. Indonesian Journal of Applied Physics, 4(02), 115–125. https://doi.org/10.13057/ijap.v4i02.4972

Yuliawati, W. S., Rasimeng, S., & Karyanto. (2019). Pengolahan Data Mikrotremor Berdasarkan Metode HVSR Dengan Menggunakan Matlab. Jurnal Geofisika Eksplorasi, 5(1), 45–59. https://doi.org/10.23960/jge.v

Diterbitkan

2025-07-21

Cara Mengutip

Ngganggu, Y. B., Juarzan, L. I., Hamimu, L. H., & Indrawati, I. (2025). Identifikasi Potensi Gerakan Tanah dengan Analisis Ground Shear Strain Berdasarkan Data Mikrotremor dan Data Gempabumi Menggunakan Metode Hvsr di Daratan Pesisir Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia, 7(01), 047–058. https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i01.39