Investigasi Bidang Gelincir Pada Daerah Lawan Longsor Di Ruas Jalan Desa Anduna Kabupaten Konawe Selatan Menggunakan Metode Resistivitas Konfiguras Wenner-Schulemberger
DOI:
https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i01.51Kata Kunci:
Bidang Gelincir, Geolistrik, Konfigurasi Wenner-SchulembergerAbstrak
Penelitian ini telah dilakukan di Ruas Jalan Desa Anduna, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara yang bertujuan untuk menentukan struktur bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan memberikan gambaran penampang 2D bawah permukaan yang memiliki potensi sebagai bidang gelincir di area penelitian. Metode yang digunakan yaitu metode geolistrik resistivitas. Pengukuran geolistrik dilakukan sebanyak 3 lintasan menggunakan konfigurasi Wenner-Schulemberger. Dengan panjang lintasan 1, 2, dan 3 masing-masing 150 Meter. Pengolahan data geolistrik dilakukan dengan menggunakan software Res2Dinv sehingga memperoleh penampang 2D guna mengetahui potensi bidang gelincir. Berdasarkan analisis nilai resistivitas batuan daerah penelitian, permukaan yang memiliki potensi bidang gelincir pada lintasan 1 berada pada kedalaman 1,25 – 28,7 meter dengan nilai resistivitas 6,76 – 713 Ωm. Pada lintasan 2 berada pada kedalaman 19.8 meter dengan nilai resistivitas 736 – 845 Ωm untuk penampang lintasan 3 nilai resistivitas 38,0 – 236 Ωm batas bidang gelincir ini berada pada kedalaman 19,8 meter.
Referensi
Darsono. 2012. identifikasi bidang gelincir pemicu bencana tanah longsor dengan metode resistivitas 2 dimensi di desa pablengan kecamatan matesih kabupaten karanganyar Indonesia. Journal of Applied Physics, vol 2, 57-66.
ESDM. 2007. Pengenalan Gerakan Tanah. https://www.esdm.go.id/Publikasi/lain lain/doc%20download/489.pengenalan-gerakan-tanahhtml. Diakses pada tanggal 18 Februari 2018 pukul 10.25 WIB.
Herlin. 2012. Penentuan Bidang Gelincir Gerakan Tanah Dengan Aplikasi Geolistrik Metode Tahanan Jenis Dua Dimensi Konfigurasi Wenner- Schlumberger (Studi Kasus di Sekitar Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jurnal Fisika Unand 1, 19–24.
Loke, M.H.,1999, Electrical Imaging Surveys for Environmental and Engineering Studies, Malaysia.
Rusmana, E., Sukido, Sukarna, D., Haryono, Simandjuntak, T.O.,1993, Geologi
Lembar Lasusua-Kendari, Sulawesi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung
Sakka, 2001, Metoda Geolistrik Tahanan Jenis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin, Makassar.
Simandjuntak, T.O., Surono, dan Sukido, 1993c. Peta Geologi Lembar Kolaka, Sulawesi, skala 1: 250.000. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Subekti, Imam. 2016. Geologi Umum. Cet. I; Yogyakarta : Tekuosain.
Sunaryo, Rahmansyah Dan Sisinggih. 2003. Penentuan Aquifer Dengan Metode Geolistrik Resistivitas Di Desa Tempuran, Jatilangkung Dan Awang-Awang, Kec Pungging, Kab Mojokerto. Proceedings Of Joint Convention Jakarta
Telford W.M.., Geldart, L.P., Sherif, R.E. 1990. “Applied Geophysics”, 2 nd editionn : Cambridge University Press. New York
Utiya, J., As’ari, A., & Tongkukut, S. H. 2015. Metode Geolistrik Restivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger Dan Konfigurasi Dipole-Dipole Untuk Identifikasi Patahan Manado Di Kecamatan Paaldua Kota Manado. Jurnal Ilmiah Sains, 17(1), 135. https://doi.org/10.35799/jis.15.2.2015.10228.
Pujiastuti, D., Indrawati, Edwiza. D., dan Mustafa, B., 2009, Penentuan Kedalaman Bidang Gelincir Daerah Rawan Gerakan Tanah dengan Metode Tahanan Jenis (Studi Kasus Dua titik Pengamatan di Kampus Unand Limau Manis Padang), Prosiding seminar Nasional Fisika Univesitas Andalas (SNFUA), (Hal 42-54)
Zakaria, Z. 2015. Analisis Kestabilan Lereng Tanah. Universitas Padjajaran. Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









