Estimasi Model 3D Antar-Muka Basement Kawasan Panas Bumi Lainea-Konawe Selatan Berdasarkan Anomali Medan GravitASI Data GGMPLUS

Penulis

  • Andre Nico Carli Silalahi Universitas Halu Oleo
  • Jamhir Safani Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Al Rubaiyn Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i03.63

Kata Kunci:

Metode gravitasi, GGmplus, pemodelan basement, inversi Grav_D_In, Panas bumi lainea

Abstrak

Penelitian ini dilakukan di daerah Konawe Selatan khususnya pada panas bumi lainea dengan menggunakan data citra satelit yaitu Global Gravity Model Plus (GGMPlus) yang telah dikembangkan dengan resolusi tinggi dan jarak antar titik -220m Beberapa penelitian telah dilakukan pemodelan 3D basement menggunakan data pengukuran tetapi belum ditemukkan pemodelan 3D basement pada daerah Lainea berdasarkan data GGmplus.Pemodelan data gravitasi (anomaly residual) diinversikan menggunakan program MATLAB berbasis GRAV_D_In. program Grav_D_In membutuhkan beberapa parameter, yaitu estimasi kedalaman anomali, luas area, rentang wavenumber untuk low-pass filter, kontras densitas, dan widowing.Hasil inversi model 3D antarmuka basement memiliki kedalaman berkisar antara 980m hingga 1540m. Hasil overlay Pola kontur basement denagn pola struktur terlihat bahwa pola struktur sebagian mengikuti pola kontur basement. Dilakukan overlay model basement penelitian dengan menggunakan data lapangan di topografi, bahwa model basement yang beririsan dalam penggunaan data citra satelit dengan pengukuran. Pola basement kedua beririsan namun memiliki perbedaan kedalaman yang berbeda.

Referensi

Agustin, N., & Wibawa, A. (2022). Analisis Data Gravitasi Untuk Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Potensi Panas Bumi Cipari. Jambura Geoscience Review, 4(1), 22–32. https://doi.org/10.34312/jgeosrev.v4i1.12114

Ainshad, K. (2022). Karakeristik Fluida Reservoir Panasbumi Pada Manifestasi Air Panas Lainea. Universita Halu oleo.

Anggraeni, F. K. A., Astutik, S., Nurlyan, M. R., Utami, R. D., Putri, O. Z., & Maudina, D. (2023). Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Gunung Semeru Pasca Erupsi Tahun 2022. Jurnal Ilmu Dan Inovasi Fisika, 7(1), 69–77. https://doi.org/10.24198/jiif.v7i1.40885

Anivatul Karimah, N., Supriyadi, S., & Suprianto, A. (2021). Korelasi Data Gravitasi Satelit pada Daerah Panas Bumi Blawan-Ijen. Jurnal Sains Dasar, 9(1), 11–15. https://doi.org/10.21831/jsd.v9i1.26431

Asrin, Hamimu, L., & Rubaiyn, A. (2022). Inversi data gravitasi menggunakan Simulated Annealing. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Aziz, N. K. (2018). Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Lapangan Panasbumi Lamongan Berdasarkan Analisis Data Gravitasi GGmplus.

Blakely, J., R. (1995). Potential Theory in Gravity and Magnetic. In Cambridge University Press.

Broto, S., & Putranto, thomas triadi. (2011). Aplikasi Metode Geomagnet Dalam Eksplorasi Panasbumi. Teknik, 32(1), 79–87.

Felix, A., Parera, T., Ketut, I. G., Bunaga, S., Yusuf, M., Tinggi, S., Klimatologi, M., No, J. P., Meteorologi, B., Angkasa, J., Kemayoran, I. N., & Pusat, J. (2015). Pemodelan Tiga Dimensi Anomali Gravitasi Dan Di Daerah Pacitan Snf2015-Ix-45 Snf2015-Ix-46. IV, 45–48.

Gupta, H. K. (1980). Geothermal Resources: An Energy Alternative. Elsevier Science. https://books.google.co.id/books?id=8b5AAQAAQBAJ

Hadi, M. N., Kusnadi, D., & Widodo, S. (2010). Penyelidikan Terpadu Geologi dan Geokimia Daerah Panas Bumi Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Prosiding Hasil Kegiatan Pusat Sumber Daya Geologi, [28]:469-481.

Hamimu, L., Asfar, S., Arisona, Ngkoimani, L. O., Silvara, Irawati, & Rubaiyn, A. (2022). Quantitative Analysis of Relative Tectonic Activities of Geothermal Areas of Lainea, South Konawe District, Southeast Sulawesi Province, Indonesia. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 12(5), 1981–1988. https://doi.org/10.18517/ijaseit.12.5.13908

Hochstein, & Browne. (2000). Manifestasi permukaan Panas Bumi Sistem dengan dengan Panas Volcanic. In Surface Manifestations of Geothermal System.

Hoerunisa, A.-, & Sismanto, S. (2020). Interpretasi Anomali Data Gravitasi Daerah Panas Bumi “K51S” Berdasarkan Pemodelan 3D. Jurnal Fisika Indonesia, 24(3), 136. https://doi.org/10.22146/jfi.v24i3.56789

Liana, Y. R., Wea, T. M. M., Syarifah, W., Supriyadi, S., & Khumaedi, K. (2020). Analisis Anomali Bouguer Data Gaya Berat Studi Kasus di Kota Lama Semarang. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 4(2), 63. https://doi.org/10.30595/jrst.v4i2.6301

Malquaire, K. P. R., Louise, O. A. M., Nfor, N., & Eliezer, M.-D. (2017). 3D Modelling from New and Existing Gravity Data of an Intrusive Body in the Northern Part of Kribi-Campo Sub-Basin in Cameroon. International Journal of Geosciences, 08(08), 984–1003. https://doi.org/10.4236/ijg.2017.88056

Nainggolan, S. S., Sastranegara, R. T., & Raharjo, I. B. (2017). Basement Modeling in Geothermal Field Using 2D Gravity Inversion. Joint Convention Malang 2017, Hagi – Iagi – Iafmi- Iatmi, Jcm, 2–4.

Pham, L. T., Oksum, E., & Dolmaz, M. N. (2021). GRV_D_inv: A graphical user interface for 3D forward and inverse modeling of gravity data. Geofizicheskiy Zhurnal, 43(1), 181–193. https://doi.org/10.24028/gzh.0203-3100.v43i1.2021.225546

Purnama D., P. mirah, Sukarsa, K. G., & Dharmawan, K. (2015). Interpolasi Spasial Dengan Metode Ordinary Kriging Menggunakan Semivariogram Isotropik Pada Data Spasial (Studi Kasus: Curah Hujan di Kabupaten Karangasem). E-Jurnal Matematika, 4(1), 26. https://doi.org/10.24843/mtk.2015.v04.i01.p084

Risdianto, D., Permana, L. A., Wibowo, A. E. A., & Hermawa, D. (2015). Sistem Panas Bumi Non-Vulkanik di Sulawesi. Pusat Sumber daya geologi-Badan geologi.

Safani, J. (2020). pengantar metode eksplorasi gravitasi (A. Rubain & R. raffiu lanata (eds.); pertama). yayasan barcode.

Satria Putra, N., Arman, Y., & Zulfian. (2021). Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Potensi Panas Bumi pada Lembar Kota Agung Menggunakan Data Global Gravity Model Plus (GGmplus). Prisma Fisika, 9(2), 183–189. http://ddfe.curtin.edu.au/gravitymodels/GGMplus/

Simandjuntak, T. O., Surono, & Sukido. (1993). Peta Geologi Lembar kolaka (2 ed). Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Subhan, A. A. U. (2021). Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Data Anomali Medan Gravitasi GGMplus Di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Universita Halu oleo.

Sugianto, A., Zarkasyi, A., Wardhana, D. D., & Setiawan, I. (2011). Survei magnetotelurik daerah panas bumi lainea kabupaten konawe selatan, sulawesi tenggara. In Prosiding Hasil Kegiatan Pusat Sumber Daya Geologi Tahun 2011.

Supriyadi, S., Khumaedi, K., Sugiyanto, S., & Setiaswan, F. (2019). Pemisahan Anomali Regional dan Residual Data Gayaberat Studi Kasus di Kota Lama Semarang. Physics Education Research Journal, 1(1), 29. https://doi.org/10.21580/perj.2019.1.1.3927

Terpadu, T. S. (n.d.). Survei Magnetotelurik Daerah Panas Bumi Lainea Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pusat Sumber daya geologi.

Tsoulis, D. (2003). Potential field determination due to the given masses of a Digital Terrain Model for a system of target points. Bollettino Di Geofisica Teorica Ed Applicata, 44(2), 129–138.

Wahyudhy. (2023). Pemodela Basement Daerah Panas Bumi Non Vulanik Lainea Konwe Selatan Berdasarkan Data Anomali Medan Gravtasi.

Wibowo, B. R., Yatini, & Hamdalah, H. (2017). Interpretasi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Pemodelan Data Gravitasi 3D (Studi Kasus Lapangan Panas Bumi Coso, California). Unnes Physics Journal

Zarkasyi, A., Supriyadi, Ya., & Widodo, S. (2014). Survei Magnetotellurik (MT) dan Time Domain Electro Magnetic (TDEM) Daerah Panas Bumi Lainea, Provinsi Sulawesi Utara. In pusat sumber daya geologi (Vol. 17, Issue 3)

Diterbitkan

2025-12-22

Cara Mengutip

Silalahi, A. N. C., Safani, J., & Rubaiyn, A. (2025). Estimasi Model 3D Antar-Muka Basement Kawasan Panas Bumi Lainea-Konawe Selatan Berdasarkan Anomali Medan GravitASI Data GGMPLUS. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia, 7(03), 163–173. https://doi.org/10.56099/jrgi.v7i03.63