Interpretasi Data Mikrotremor Melalui Analisis Horizontal To Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk Mikrozonasi Bahaya Gempa Seismik di Kota Baubau
DOI:
https://doi.org/10.56099/jrgi.v6i02.92Kata Kunci:
Seismic vulnerability index, microtremor, Microzonation, HVSRAbstrak
Telah dilakukan penelitian mikrozonasi bahaya seismik di Kota Baubau menggunakan data mikrotremor. Tujuan penelitian ini untuk menentukan indeks kerentanan seismik berdasarkan analisis horizontal to vertical spectral ratio (HVSR) dan membuat peta mikrozonasi frekuensi dominan (F0), peta periode dominan (T0), peta faktor amplifikasi (A0), dan peta indeks kerentanan seismik (Kg) dari data mikrotremor yang dapat menggambarkan tingkat kerentanan suatu daerah terhadap bahaya seismik. Pengukuran mikrotremor telah dilakukan dengan menggunakan portable seismograph tiga komponen (TDS. 303), data tersebut di analisis dengan software gepsy melalui metode HVSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran nilai frekuensi dominan (F0), berkisar antara 0,4795 Hz sampai 16,6383 Hz, nilai periode dominan (T0), berkisar antara 0,0601 sekon sampai 2,0854 sekon, nilai faktor amplifikasi (A0), berkisar antara 1,2285 sampai 4,9043, dan nilai indeks kerentanan seismik (Kg) berkisar antara 0,1043 sampai 11,0276. Nilai (F0), (T0), (A0), dan (Kg) diinterpretasikan dengan mengacu pada data literatur dan peta geologi permukaan daerah penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki sebagian kecil lapisan sedimen yang rentan terhadap bahaya seismik.
Referensi
Arifudin, A. M. (2018). Karakteristik Situs dan Kerentanan Seismik di Kabupaten Klaten dengan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) dari Data Mikrotremor (Master's thesis, Universitas Islam Indonesia).
Fauzia. N., U. (2014). Estimasi karakteristik dinamis tapak local untuk kebencanaan gempabumi berdasarkan analisis HVSR dan analisis SPAC di Kota Pacitan. Tesis Program Pascasarjana FMIPA Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Hesti, H., Suharno, S., Mulyasari, R., & Hidayatika, A. (2021). Analisis Karakteristik Lapisan Sedimen Berdasarkan Data Mikrotremor di Area Rumah Sakit Pendidikan Unila. JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi), 7(2), 150-15 https://doi.org/10.23960/jge.v7i2.123
Ibrahim. G., & Subarjo. (2005). Pengetahuan Seismologi. Jakarta: Badan Meteorologi dan Geofisika.
Iswanto, E. R., Indrawati, Y., & Riyanto, T. A. (2019). Studi Mikrotremor dengan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) di Tapak RDE, Serpong. Eksplorium: Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir, 40, 105-114. https://doi.org/10.17146/eksplorium.2019.40.2.5489
Meidji. I., U. (2014). Kajian Karakteristik Dinamika Tanah Terhadap Resiko Kerawanan Seismik dan Dampaknya Terkait Rencana Tata Ruang Wilayah di Kota Mataram Bagian Timur. Tesis Program Pascasarjana FMIPA Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Nakamura, Y. (1989). A Method for Dynamic Characteristic Estimation of Subsurface Using Microtemor on The Ground Surface. Q.R. of R.T.I. 30-1, p.25-33.
Sunarjo., Pribadi, S., & Gunawan, M. T. (2010). Gempabumi dan Dampaknya. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Meteorologi dan Geofisika.
Tanjung, N. A. F., Yuniarto, H. P., & Widyawarman, D. (2019). Analisis Amplifikasi dan Indeks Kerentanan Seismik di Kawasan FMIPA UGM Menggunakan Metode HVSR. Jurnal Geosaintek, 5(2), 61-68. http://dx.doi.org/10.12962/j25023659.v5i2.5726
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









