Identifikasi Potensi Tingkat Kerusakan Gempabumi Berdasarkan Indeks Kerentanan Seismik Menggunakan Metode Hvsr di Kecamatan Kadia Kota Kendari

Penulis

  • La Hamimu Hamimu Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Abdul Manan Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo
  • Risky Ramadhani Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56099/jrgi.v5i01.16

Kata Kunci:

Seismic vulnerability index, HVSR, microtremor, ground shaking, Kadia District

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi tingkat kerusakan gempabumi di Kecamatan Kadia Kota Kendari. Potensi tingkat kerusakan tersebut diketahui berdasarkan parameter indeks kerentanan seismik. Data yang digunakan adalah data mikrotremor yang diperoleh dari hasil proses filtering frekuensi data getaran tanah menggunakan jenis Band Pass Filter dengan rentang frekuensi sebesar 1.00 sampai 25.00 Hz. Sedangkan data getaran tanah diperoleh dari hasil pengukuran langsung di lapangan pada 16 titik pengukuran menggunakan 1 set alat Seismograf portabel TDL 303S. Selanjutnya data diolah menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk menghasilkan frekuensi dominan tanah dan faktor amplifikasi yang digunakan untuk menghitung indeks kerentanan seismik. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan secara ilmiah di Kecamatan Kadia Kota Kendari diperoleh nilai indeks kerentanan seismik dengan nilai berkisar antara 0,761 sampai 5,292 /cm.  Berdasarkan hasil pemetaan potensi tingkat kerusakan gempabumi yang didapatkan dari hasil nilai indeks kerentanan seismik menunjukkan bahwa Kecamatan Kadia Kota Kendari berpotensi rendah sampai sedang mengalami kerusakan akibat gempabumi. Zona rendah dengan nilai indeks kerentanan seismik < 3 /cm tersebar di Kelurahan Kadia, Bende, Anaiwoi, dan Wowawanggu. Zona sedang dengan nilai indeks kerentanan seismik < 3 sampai 6 /cm tersebar di Kelurahan Kadia, Pondambea, dan Bende.

Referensi

Arifin, S. S., Mulyatno, B. S., Marjiyono, & Setianegara, R. Penentuan Zona Rawan Guncangan Bencana Gempabumi Berdasarkan Analisis Nilai Amplifikasi HVSR Mikrotremor dan Analisis Periode Dominan Daerah Liwa dan Sekitarnya. Jurnal Geofisika Eksplorasi, 2(1), (2014).

Kanai, K. Seismology in Engineering. Tokyo University. Japan, (1998).

Konno, K., & Ohmachi, T. Ground-motion Characteristics Estimated From Spectral Ratio Between Horizontal and Vertical Components of Microtremor. Bulletin of the Seismological Society of America, 88(1), (1998) 228–241.

Lachet, C., & Bard, P. Y. Numerical and Theoretical Investigations on the Possibilities and Limitations of Nakamura’s Technique. Journal of Physics of the Earth, 42(5), (1994) 377–397.

Lantu, Aswad, S., Fitriani, & Marjiyono. Pemetaan Wilayah Rawan Bencana Gempabumi Berdasarkan Data Mikrotremor dan Data Bor. Jurnal Geocelebes, 2(1), (2018) 20–30.

Maimun, A. K., Silvia, U. N., J, V. J., & Ariyanto, P. Analisis Indeks Kerentanan Seismik, Periode Dominan, dan Faktor Amplifikasi Menggunakan Metode HVSR di Stageof Tangerang. Jurnal Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika, 7(2), (2020) 24–30.

Nakamura, Yutaka. A method for dynamic characteristics estimation of subsurface using microtremor on the ground surface. Railway Technical Research Institute, Quarterly Reports, 30(1), (1989).

Nakamura, Yutaka. Clear Identification of Fundamental Idea of Nakamura ’ S Technique And ITS Applications. (2000).

Nakamura, Y. On The H/V Spectrum, The 14th World Conference on Earthquake Engineering. October. (2008).

Nur, A. M. Gempa Bumi, Tsunami Dan Mitigasinya. 7(1), (2010) 66–73.

Pratama, I. P. D., & Koten, M. C. R. Klasifikasi Kelas Tanah dan Indeks Kerentanan Seismik pada Lokasi Jaringan Sensor Seismik di Bali dan Nusa Tenggara. 6(2), (2021) 90–101.

Refrizon, Hadi, A. I., Lestari, K., & Oktari, T. Analisis Percepatan Getaran Tanah Maksimum dan Tingkat Kerentanan Seismik Daerah Ratu Agung Kota Bengkulu (pp. 323–328). Lampung: Prosiding Seminar FMIPA Universitas Lampung. (2013).

Simanjuntak, A. B., Yuliyanto, G., & Harmoko, D. U. Analisis Resiko Kebencanaan Gempabumi data mikrotremor di Desa Fulolo Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara. Youngster Physics Journal, 6(4), (2017) 360–367.

Soehaimi, A., Marjiyono, & Setiawan, J. Mikrozonasi Daerah Kendari dan Sekitarnya Berdasarkan Respons Tanah Setempat. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, XVII. (2007).

Tanjung, N. A. F., Yuniarto, H. P., & Widyawarman, D. Analisis Amplifikasi Dan Indeks Kerentanan Seismik Di Kawasan FMIP UGM Menggunakan Metode HVSR. Jurnal Geosaintek, 5(2), (2019) 60.

www.bmkg.go.id

Diterbitkan

2023-08-21

Cara Mengutip

Hamimu, L. H., Manan, A., & Ramadhani , R. (2023). Identifikasi Potensi Tingkat Kerusakan Gempabumi Berdasarkan Indeks Kerentanan Seismik Menggunakan Metode Hvsr di Kecamatan Kadia Kota Kendari. Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia, 5(01), 37–46. https://doi.org/10.56099/jrgi.v5i01.16