Simulasi Tinggi Gelombang Laut Signifikan di Selat Makassar Pada Bulan Januari-Februari 2016
DOI:
https://doi.org/10.56099/jrgi.v5i03.30Kata Kunci:
Gelombang, Selat Makassar, Pemodelan GelombangAbstrak
Pengetahuan karakteristik gelombang laut merupakan hal yang penting bagi banyak bidang kemaritiman seperti keselamatan pelayaran, industri lepas pantai, pengembangan wilayah pantai, pertahanan, dan desain kapal. Sebagai negara maritim terluas di dunia, Indonesia mempunyai kerawanan terhadap gelombang laut tinggi. BMKG mengadopsi model gelombang generasi tiga yaitu WAVEWATCH-III yang dikembangkan oleh NOAA, USA. Model ini digunakan untuk memprediksikan tinggi dan arah gelombang laut di perairan Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik hasil model gelombang WAVEWATCH-III di Selat Makassar. Pada bulan Januari-Februari 2016 tinggi gelombang signifikan laut berkisar pada 0 m sampai 1,5 m dan arah gelombang datang dari timur laut di Selat Makassar. Tinggi gelombang signifikan pada bulan Januari-Februari 2016 tidak berada pada tingkat yang membahayakan jalur pelayaran di wilayah Selat Makassar.
Kata Kunci: Gelombang Laut, Selat Makassar, Model Gelombang.
Referensi
Ahrens, C. Donald. 2007. Meteorology Today, Cengage Learning, USA.
CERC, 2010. Shore Protection Manual, U.S. Army Corps of Engineers. Coastal Engineering Research Center. Washington.
Pariwono dan Manan, 1991. Angin. O. S. R. Ongkosongo dan Suyarso (ed). Angin, P3O-LIPI. Jakarta.
Tolman, H. L., Balasubramaniyan, B., Burroughs, L. D., Chalikov, D. V., Chao, Y. Y., Chem, H. S., et al. (2002). Development and Implementation of Wind Generated Ocean Surface Wave Models at NCEP. NCEP Notes, Journal of Atmoshpheric and Oceanic Technology, Vol. 17, 311-333.
Triatmodjo, B., 1999. Teknik Pantai. Beta Offset. Yogyakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









